alo, France! hola, Spain! – in the making

when traveling, usually it includes companion, especially in my case. the only place I ever travel solo to is Bali. There were times I had flown there back and forth for some reasons and for no reasons, which I don’t intend to share here:p

Haunted by my ‘past’ and huge urge to “go back”, encouraged me to again, travel solo. this time across continent. So allooo France. Hola Spain! alors, il y avait treize ans que tous reves doivent etre realises 🙂

Tadinya mau ke Paris pas spring, karena tiket pasti lebih murah. Tapi karena lagi pingin nonton pete tong dan tiesto di Ibiza, yang hanya di Summer season – jadilah gue memesan tiket untuk bulan Juli. Kenapa Juli? Bukan Juni?

1. gue baru cuti April lalu ke Indochine. Rada kurang ajar kalo cuti panjang lagi 2 bulan kemudian

2. party event baru mulai di akhir May/awal June, jadi pasti crowd dan DJ nya belom ‘panas’, dan lagian DJ penting itu adanya di bulan July

3. Bulan July ada libur Pemilu dan long weekend, jadi ada tambahan hari libur!:p

Jadi, dari awal tahun gue mulai mesen tiket JKT-PARIS-JKT pakai Singapore airlines. kenapa SQ?

1.browsing dengan airline lain beda tipissss, dan banyak terms/conditionnya/ribet/lebih lama di udara

2. Udah jelas servicenya.

3. dapet harga promo. summer US$1300

4. mileage krisflyer gue nambah!

Tadinya ketika nyebut “Ibiza” ada sekitar 6 orang tertarik untuk ikutan, yang ternyata karena alasan masing-masing pada mundur (dengan sengaja mundur, dan dengan diam-diam mundur, ada juga yang belagak lupa pernah ngomong mau ikut). Anyway, it’s my trip, my pilgrimage trip, gak penting juga ngandelin orang lain untuk ikut plan gue. Start planning route!

Tujuan : Having fun, city lights, Eiffel, Beach, party, and party!

Setelah berkali-kali browsing (pake bantuan ngimpi segala), jadilah rutenya sebagai berikut :

JKT-PARIS (1 night) -by SQ

Paris -Cote d’Azur : Nice (3 nights), covering Nice, Antibes, Cannes, St. Raphael, St. Tropez (if possible), along Aix-en provence (by TGV-train de grand vitesse)

Cote d’Azur- Barcelona (2 nights) (by train, Renfe)

Barcelona- IBIZA (2 nights) (by plane, Vueling)

IBIZA-Madrid (1 night) (by plane, Vueling)

Madrid- Sevilla-Granada (2 nights) (by bus)

Granada-Barcelona (1 night) (by Vueling)

Barcelona- Paris (1 week) (by Vueling)

Paris-JKT (by SQ)

Tadinya mau travel by bus aja di Spain, tapi susah beli tiketnya secara online, lebih gampang beli langsung. takut kenapa-knapa dan tidak ada kepastian booking kamar hostel, akhirnya gue memutuskan pindah area dengan pesawat, dan termurah itu salah satunya adalah Vueling (dengan online website yang lebih enak dan jadwal lebih enak daripada Ryan Air yang memang lebih murah). Dari Barcelona-Ibiza dengan Ryan Air hanya bayar pajakr total 20 euro, sedangkan dengan Vueling gue harus bayar 60 euro, tapi dengan Ryan Air gue akan sampe di Ibiza jam 1 pagi (kalo gak bawa tas mending langsung clubbing:p), tapi dengan Vueling gue akan sampe di sana jam aman – jam 12 siang, jadi masih banyak hal yang bisa dikerjain dulu sebelom party malem nya….

untuk Vueling fares yang lain gue akui gue bayar cukup mahal sekitar 80-98 euro an per route, karena beli tiket nya 2 minggu sebelom berangkat. Kali ini bukan nya gak wise, tapi karena ada issue lain yang bikin segala hal bisa gagal – dan harus di settle dulu in last minute – dan berhasil ! 🙂

Anyway, mahal nya transport fares yang gue bayar dikompensasi dengan penurunan biaya hidup dari sektor lain, seperti penginapan. Dalam hal ini gue percayakan tidur gue di kasur kamar youth hostel (www.hihostel.com).

Nice : l’auberge de jeunesse Camelias, 22 euro/night (sekamar ber -8)

Barcelona : Barcelona Centre Ramblas, la Ramblas 20 euro/night (sekamar ber -8)

Madrid : One Puerta Sol, Sol, 18 euro/night (sekamar ber -8)

Granada : Pensione Alcazaba, 26 euro/night (private!!)

Ibiza : Hotel Gran Sol (2 star 50 euro/night) (so good, and so private!)

kenapa gue rela di Ibiza bayar hotel mahal? Karena youth hostel yang ada murah, tapi banyak kasus pencurian. Dan gue pikir setelah party ketimpringan, kayaknya enak juga kalo gue gak usah share kamar sama orang lain dan kalo butuh kamar mandi gak usah antri… lagi pula Gran Sol tetanggaan sama Cafe Del Mar, tempat gue pingin leyeh2 liat sunset (mulai cari justifikasi) dan near all the hip places, bus station and 2 minutes walk to the beach…. all my fave place.  jadi 50 euro/night, boleh lah! di Ibiza juga satu-satunya tempat dimana gue ada additional budget untuk clubbing dan spare minum lebih. pokoknya ready to party :p

Untuk makan, untungnya gue gak khawatir, karena I can eat almost anything, and that doesn’t have to include rice. Jadi kalo laper, bungkus aja roti dari youth hostel untuk seharian. Dan sisanya beli sandwich atau croissant, dan jangan ngopi di luar, jadi ngopi dan minum susu lah di youth hostel, kalo perlu kopi lagi bawa dari rumah yang sachet-an. tinggal minta air panas beres! Tapi bukan berarti gak menikmati hidup ya. Karena di tiap tempat gue spare duit lebih makan enak 1 kali. Masa udah di spain gak makan Tapas? atau churros? atau paella? dan di Nice gak makan pauve saumon? atau salad nicoise? atau minum wine? absurd ah!

Dari awal, meskipun gue cukup BCC (banyak cing-cong), bukan berarti budget trip ini jadi bengkak.. duit yang bisa dikeluarkan adalah 35 juta aja! udah termasuk pesawat.  Jadi, pastinya gak ada oleh-oleh yaaah!!! :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s