Thailand-Cambodia-Vietnam-Malaysia in the making

Masa-masa dimana para pecun jalan-jalan panik melihat diskon airline dengan tag gede-gedean “Rp O,-“, membuat gue, Shinto, Dita bikin panic conference dari jam 10 malam sampe subuh (yakin banget itu subuh, karena kita denger suara Adzan subuh) via telefon (dalam hal ini, terima kasih kepada telkomsel yang gak mati-mati selama pembicaraan berlangsung), sibuk browsing tanggal dimana masih berlaku Rp O tadi (dalam hal ini, terima kasih kepada provider internet yang gak pake hang selama proses pencarian berlangsung).

“ok, jadi kita pergi nya bulan maret aja ya, biar Shinta bisa ikutan.”

“sip!”

…………………………… (proses nyari tanggal)

dan ternyata pas udah oke, eh ternyata belom bulan promo. Jadilah, hanya karena kita pecun sejati dan ogah rugi.com community, tanggal pun berpindah ke bulan April. Lupa deh sama pesen bahwa kita mau pergi bulan Maret…

Tips mencari flight untuk backpacking:

1. Pergi di low season.

2. Pasang mata di koran, email, iklan airline yang kasih promo.

3. Biarpun belom ada duit untuk pergi, selalu prepare dengan plan. Mau kemana? Ada apa di tempat itu? dan perkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan di tempat tersebut untuk liat-liat dan jalan-jalan?

Point 1 dan 2 tentunya sudah dilaksanakan. Point 3 itu point penting untuk pre-planning. karena kita sibuk ngira-ngira (subjektivitas dan ke-sok tahuan sangat tinggi) aktivitas yang mau kita lakukan di 3 negara itu bikin pembicaraan dan pemilihan rute agak lama malem itu. Belom lagi kita ngotot untuk dapet tiket gratisan…. Jadi, walaupun belum ada duitnya, research itu gak haram untuk dilakukan! Apa saja yang mesti di research ada di post berikut ya!

Anyhooo. Setelah kita mengira-ngira durasi, dan tempat dimana kita perlu pesawat (dalam hal ini yang tercover sama rutenya Air Asia), kita menyamakan logika jam keberangkatan dan kedatangan di masing-masing tempat. Jangan sampe kita sampe di sana terlalu malam, karena selain harus naik taksi, juga acara jalan-jalannya nanggung dan sayang bayar hotelnya kalo kita sampe sana jam 10 malem atau 11 malem misalnya. Jangan juga berangkat pesawat terlalu pagi, karena berarti selain buru-buru check out, ada kemungkinan kita gak breakfast (biasanya hotel murah pun ada breakfastnya)(maklum ogah rugi), berarti sisa pagi-saing itu hanya kita lewatkan di jalan menuju bandara. kecuali kalau kita sudah cukup puas menikmati kota yang akan kita tinggalkan itu ya.

Setelah beberapa kali penyesuaian dan revisi 5 kali, dapatlah rute :

JKT-BKK (3 days) – PHUKET (3 days) by plane

PHUKET-PHI-PHI ISLAND (3 days) by boat

PHI-PHI – KRABI (3 days) by boat

KRABI- KL (3 days) by plane

KL- Siam reap (4 days) by plane for me and Dita, and KL-Ho Chi Minh (3 days) for Shinto

Siam Reap – KL-JKT

meskipun ada rute yang Rp O, tetep ada pajak yang mesti dibayar, dan total untuk seluruh perjalanan via udara adalah Rp 3,772,400.  Sedangkan biaya perjalanan by boat akan dicari info lagi, info awal sih sekitar 1000 an baht per orang one way.

Setelah rute dicanangkan, mulailah kita beli tiket dengan kartu kredit. Posisi malam itu (atau pagi itu?), adalah gue sebagai pemilik kartu kredit yang lagi gak bisa make internet, dan pencatat semua rute dan harga, dan Shinto dan Dita secara simultan ngecek harga dan beli tiket menggunakan kartu gue. Dan kesialan pertama dengan kartu kredit, terjadilah. Gak tau kenapa susah banget pake kartu kredit gue, padahal udah 2 bank. akhirnya sepakat nyoba pake kartu Shinto, sambil gue ngecek ke kartu kredit apakah tadi sebenernya sudah ke charge apa belum. Dan urusan tiket pun beres.  Dalam hal ini terima kasih kepada kartu kreditnya Shinto yang gak pake hang transaksinya…

Proses berikut adalah pemilihan akomodasi. Mengingat kehebohan dan kedonoan dan kemahalan pulsa yang terjadi di conference sebelumnya, akhirnya kita berkumpul dan nginep bersama di apartment Shinto. Bukan berarti jadi lebih cepet sih, meskipun udah pake 2 laptop…tetep aja sampe subuh.

Dan setelah browsing bolak-balik di http://www.hostelbookers.com, http://www.hostelworld.com, http://www.booking.com, dan membaca semua review tentang hotel yang kita pilih di http://www.tripadvisor.com akhirnya kita mantep milih tempat di :

Bangkok : rambuttri house, di area backpacker Kaosan Road. harganya 1100 baht/night untuk 3 orang.

Phuket : squareone, butik hotel di area Patong. harganya juga 1100 baht/night untuk 3 orang.

Krabi : Aonang Grand Inn, harganya 1200 baht/night

Phi-Phi Island : Anita Inn harganya 2400 baht/night (dan karena kita gak puas di sana, pas sudah di lokasi malem berikutnya kita pindah ke palmbeach yang lebih bagus dan murah, harganya sekitar 1600 baht/night)

Siam Reap : Rosy guest house, harganya US$ 20/night

KL : yah..kok aku lupa ya namanya 😦 will be rite back..gue inget-inget dulu… pokoknya sekitar Rp 500 ribu/night.

Ketika mesen hotel via internet, biasanya hanya bayar DP aja, sekitar 3-5 dolar an, dengan kartu kredit, biar pencatatan bener, jangan lupa catet semua transaksi dan di save segala pemesanan online itu, dan catet juga bayar pake kartu rkedit apa. Terlebih kalau online voucher nya sudah ada, selain di save di folder email, juga print dan disimpen dalam 1 folder khusus biar pas check in gak pusing karena semua file ada disitu. Dalam hal ini, gue senang dengan citibank card gue, karena nilai tukarnya paling reasonable dibanding HSBC atau kartu kredit lokal lain.

Segala proses pencarian (dari tiket pesawat yang beli bulan september padahal perginya April), sampe hotel etc baru berakhir di akhir maret…pas beberapa saat sebelom pergi…:p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s