From Mestre to Venezia

Tadinya gue berniat untuk tinggal lebih lama di Venezia lebih lama karena mau mampir ke Trieste juga, apa daya, hotel yang tadinya udah dapet murah meriah (Cuma 25 euro, walaupun gue harus geret koper ke lantai 2 lewat jalan berbatu dan berliku – uufff Nike Ardila banget), tiba-tiba promo nya habis begitu saja, pas gue mau beli. Makanya, jangan kebanyakan mikir! Padahal hotel ini lagi jadi feature of the week di situs travel yang biasa gue jadikan acuan, pas depan Rialto Bridge! By the way, hampir gak ada lho hotel di Venezia yang harga kamarnya kurang dari 70 euro…syulit..itu syulit… Jadilah gue browse dan kota terdekat yang biasanya dijadikan tempat tinggal adalah di Mestre. Pilihan yang gak salah, karena selain dapet kamar hotel dengan deal yang lumayan bagus (artinya jauuh lebih murah daripada nginap di Venezia), dan jarak antara Mestre – Venezia hanya 30 menit dengan bus yang tiap 30 menit ada. Nah!

Mestre…..

Sampe di Mestre dari Villach, gue cek jadwal kereta untuk ke Firenze a.k.a Florence, dan ternyata banyak, jadi memutuskan untuk beli besok aja (yang akhirnya gue sesali itu!). Waktu itu dari Vila Dori, hotel dimana gue menginap (yes, it’s hotel, not hostel!) sudah nawarin untuk dijemput shuttle bus dengan biaya 16 euro. Dasar gue mau irit, mau naik bus aja. Eh karena gak nemu dimana beli tiket terpaksa naik taksi, karena takut nanti kelamaan cari bus dan waktu makin gelap, dan bayar 20 euro. Damn….

Hotel Dori, yang ada di Mestre ini, great hotelnya, private room! Dan…ada doucher alias water based toilet! Aku terharu sekali, melihat pemandangan ini di Itali! Jessica, the receptionist, juga sangat membantu dan nice. Dia bantu dengan peta, tiket bus, dan memesankan shuttle bus untuk gue pulang dari Venice ke hotel.  Kenapa gue minta jemput dengan shuttle bus, karena harganya cuma beda 90 cent dari naik bus biasa yang harganya 1,1 euro hehehehe.

Jalan kaki ke bus stop 10 menitan, kali ini bener 10 menit…gak kayak di Slovenia kemaren. Dan peta nya bener…udara sejuk, gue hepi banget! Berasa kepanasan malah. Tapi orang-orang kok masih pada jaket tebel yaaa.. angin mungkin. Jadi biar gak saltum, i’ll keep my jacket too!

Venezia, I am coming…!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s