how to read the map in Ljubijana?

Perjalanan gue berlanjut dari Wien menuju Ljubijana, yang ada di Slovenia. Ljubijana ini adalah ibu kotanya Slovenia, yang sekarang sudah menjadi warga Uni Eropa dan termasuk wilayah Schengen. I have no clue what to do in this city honestly.A good  friend of mine told me the city is beautiful and the guys are so good looking. So here I am! in winter time! minus celcius degrees! hooray.

Anyway…got to Ljubijana at 2 pm, and bought the ticket to venice mestre for tomorrow morning. Maan. 35 euro, dan campur bis!  Gak papa deh, sekalian liat-liat jalanan. Setelah beli tiket dan ngobrol sama orang sini, gue baru tau bahwa kita bisa aja beli tiket kereta ke border Italia, dan kemudian sambung dengan kereta regional nya Italia, lebih cepat, lebih dekat, lebih murah! (kayak tag line news ya? – kecuali bagian murah nya)

Jalan kaki ke hostel celica yang dulunya prison, maaaakkk gimana sih baca petanya, gue nyasar molo. Padahaal sungguh mudah!

Walhasil 10 menit jalan jadi 30 menit…

Sampe, dan liat hostelnya lucu gitu, bener-bener kayak di cell. Dan gue langsung jalan, karena udah hampir jam 4 sore, dan  mau ke townhall yang ada di centre. And you know wat. 2 jam jalan and I got to be in…nothing.

Guess I gave new definition of getting lost and disoriented. Sebenernya ini nice place, banyak cafe-cafe kecil dimana kalo abis pulang kerja orang pada ngopi dan nge bir, dan tempatnya scattered, nice…kalo spring or summer.. L

What the hell am i getting my self into…jalan-jalan liat salju hahahaha. Well, castle is very near to my place, and it’s sooo beautiful. Terus ke dragon river, landmark nya kota ini. Dan cakepnya, hampir gak keliatan karena semua ketutup salju. I consulted the map, and tampaknya path yang ada di map dan path terbuka yang ada di jalan, cukup berbeda…makanya nyasar terus!

Kata-kata favorit gue di Ljubijana adalah…

“excuse me…could you tell me, where we are on this map?”

Dan sibuklah mereka melihat peta gue sambil juga mengernyitkan dahi karena bingung….

But the thing is…people are so friendly..with limited english and perfect english..all are friendly.And the men, oh, they are so gorgeous! Muscular, tall, well built, well hanky panky gorgeous! And they speak very good English!

Everything in Ljubijana is quite cheap, compared to other European countries. Mungkin agak mirip dengan Greece, atau Spain. Capiroschka cuma 3,5 euro, beer 2,5 euro. Coffee 1,2 euro. Lagi musim dingin begini emang enak minum liquor aja deh. Mantep angetnya.yang heran tiap jalan nemu temdengan lambang kaki tapi tulisannya ortopedi, hm. kirain tempat pjet refleksi. jadi berpikir, apa orang sini jadi tinggi karena ortopedi dari kecil??

Well, yang jelas, kecapekan nyasar di Ljubijana tidak menyusutkan niat gue untuk kembali ke sini nanti (ketika matahari sudah bersinar terang!!), dan in the mean time, malam dingin ini lebih baik dipakai untuk bersosialisasi di bar, and having nice chat, with good drinks with my cellmate, the Slovenian guy who was amazed to see Indonesian girl travels solo in Ljubijana. More laughter, et bottomless drinks, and bottomless good looking Slovenian man on my top, literally speaking…il a eu les beaux fasses, si je pouvait ajouter! Voila! My luck that night! J

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s