passing through Italian Riviera

Bangun cukup awal pagi ini, sempat leyeh-leyeh menikmati laut Ligure, a bit of sun salutation, dan menjadi tamu paling awal untuk breakfast! Jam 8 pagi gitu lho:p Gabungan antara udara dingin dan memang lapar dan rakus – gue makan croissant, cereal, youghurt, cafe, peach, sampai kiwi tart! Kenyang abis!

Dan jam 10h.30, setelah check out dan langsung jalan kaki ke Stazione. Dan sampai di sana 5 menit kemudian. Dan bengong.

Ini Santa Margherita atau kotanya Lucky Luke sih, sepi bener! Gak ada orang lain di peron, kecuali gue. Tukang karcis pun baru datang. Tukang koran juga. Baru ada orang sekitar 15 menit kemudian. Itu pun total gak lebih dari 15 orang yang ada di situ.

Kereta juga ikutan telat, sekitar 5 menitan. Dan kereta pukul 11h.10 ini langsung membawa gue ke Genova Brignole, kota pelabuhan yang super duper cantik! Pemandangan kesana pun menyenangkan, sampe bingung mau nengok kiri atau kanan, kiri itu laut dan kanan itu gunung. Semuanya cakep! Formidable.

Ditambah dengan langit yang sangat cerah, awan biru..bener-bener menuju bulan semi, dan  ini bener-bener Sabtu yang bagus untuk ke Cinque Terre. Yang kemarin tertunda karena ada strike. Aarrggh. Kalau gak inget sudah janjian sama teman di Milan, mungkin gue akan tinggal disini 1 malam lagi. Gak apa, nanti balik lagi….

Genova ini banyak station nya, kira-kira ada 5 station dengan nama Genova, jadi harap hati-hati ya. Untuk transfer ke kota lain biasanya sih di Genova Brignole.  Dengan cuaca cerah dan temperatur 8-10 derajat Celcius, sudah mulai banyak orang yang berjalan-jalan di pantai. Kepingin gak sih?? Tapi denger-denger sih cuaca besok muali gak menentu juga dan mungkin hujan…

11h.45 sampe juga di Genova Brignole. Langsung menuju binari 8 ke milano centrale. Gak pake ba-bi-bu, langsung menuju platform menuju Milan, dan langsung berangkat lagi pukul 12h.10. Kereta ini sama penuhnya dengan kereta dari Santa Margherita ke Genova. Tampaknya yang liburan di countryside dan di pantai sudah kembali ke kota:p

Perjalanan dari Genova Brignole ke Milano Centrale, tetep disuguhi pemandangan yang menakjubkan, Italian Riviera dari ujung ke ujung – plus alps yang puncaknya tertutup salju, dan awan biru menyembul di tengah awan kelabu… mellow berat jadinya.

Di tengah menikmati pemandangan di antara ratusan Italiano ini – konsentrasi mellow gue pecah karena :

1. tukang jualan yang lewat-lewat. jadi selain ada cafe/restaurant di salah 1 gerbong kereta, ada pula yang jualan keliling,pake cart gitu, dari roti sampe kopi (baunya gak nahan), dengan harga yah sedikit di atas kalo kita beli di station.Dan abang-abang Italiano ini biasanya pake bel ‘kriin kriiing’ kayak jualan es krim di komplek. Jadi pengen jajan gak sih?

2. ring tones telefon dan pembicaraan di telefon. Orang Italia itu memang suka banget ngobrol, sama orang dikenal, gak dikenal, dan juga hobi banget ngobrol di telefon lama. Tentunya dengan decibel suara yang menakjubkan. Udah gitu, mereka juga seneng banget ring tones yang melodius – dengan nyanyian gitu – dan kenceng. Kebayang kalo hal ini ada di Paris, pasti mereka udah dapet sanksi sosial – di shoooosh shooosh, dipelototin atau disuruh pindah!

Well. Loud talking and blue waters – they mix together, like a song. Italian Riviera song…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s