sedia payung untuk hujan, bukan angin

Belanda, negara dengan cuaca fluktuatif! Gue sampe di Rotterdam dalam temperatur cuaca 3 derajat, tapi bisa banget naik turun dan tiba-tiba minus. Dingin sih masih bisa ditahan (errrrr), tapi angin, bikin payung rusak! Kadang-kadang gue memasrahkan aja hujan-hujanan, toh pakai jaket tebal dengan capuchon jadi bisa menahan salju dan hujan. Dalam cuaca seperti ini malah gue lebih senang jalan dalam hujan salju (untungnya udah gak terlalu lebat sih), daripada hujan air. Anyway, ketika sedang turun salju perasaan sih kayaknya malah lebih hangat daripada nggak bersalju, plus jalan di atas es lebih susah daripada jalan di atas butiran salju yang lembut-lembut itu.

Payung, itu juga asset yang paling harus dijaga ketat! Bukan dari maling, tapi dari angin. Sebagus apapun payungnya, nggak jamin payung itu gak ringsek sih….makanya gue lebih suka nutup payung dan menutup diri dengan jaket tebal dan syal daripada payung terkembang dan melayang… Yah kalo misalnya payungnya terbang atau rusak, terpaksa ceki-ceki toko payung yang menggoda iman gitu warna-warnanya. Tapi dasar pelit, gue milih jajan panekuk lah daripada beli payung melulu.

me love me yellow umbrella! kalau aja dia dilengkapi mini micro SD card, pasti rekamannya jauh lebih dahsyat daripada kamera gue dan blog ini hehehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s