Paris Bus. Get in. Get Transfered.

Bus dalam kota Paris biasanya sih rapih, tepat waktu (kecuali ada gangguan tadi), dan supirnya hobi menyapa “bonjooooouuuuuurrrr”, seperti supir bis 96, rute sekolah gue. Biasanya dia akan tetap ramah…sampai…ada mobil/truk/bis gila lain yang kebetulan menghalangi jalan nya dia, apalagi pas di persimpangan jalan kecil. Mulailah gue belajar kosa kata baru, baik dari supir yang sibuk marah-marah, terus supir yang dimarahin itu juga ngotot dan ngeyel (padahal jelas dia yang salah), juga dari penumpang yang nggak sabaran.

Karena situasi jadi nggak kondusif untuk tetep pakai jalur tersebut, supir kemudian akan kasih tau ke kita bahwa dia akan muter ke jalur lain, yang tentunya kemudian memecah belah persatuan dan kesatuan penumpang – antara mereka yang setuju (toh gue juga akan turunnya di ujung terminal kata mereka) dan mereka yang nggak setuju (masa gue harus naik angkutan lain? Bayar lagi dong? Makan waktu tau nggak!) – dan pastinya sumpah serapah kepada pemerintah yang dianggap nggak becus mengurusi hidup warga padahal udah bayar pajak tinggi banget. Melebar kemana-mana? Pastinya! Namanya juga hidup di negara tukang protes…hehehehehee

Pernah juga gue pagi-pagi naik bis, dan merasa damai aman tentram karena nggak ada insiden secuil pun dari awal naik bis. Bis datang tepat waktu, nggak ada manifestation atau demonstrasi, Continue reading “Paris Bus. Get in. Get Transfered.”

Paris. Halte Bis

Silakan tunggu bus anda disini. Harap perhatikan baik-baik, karena tidak semua halte itu bisa dipakai untuk naik semua bis, coba dilihat dulu nomor bis yang lewat, dan lihat di petunjuk jam digital yang menunjukkan berapa lama lagi bus akan sampai. Bisa juga sih tulisan yang terpampang disitu adalah hors de service karena kebetulan jalur bis terganggu karena demo (yang sering banget itu). Kadang-kadang demo yang … Continue reading Paris. Halte Bis